Register
Home FEMALE INFO Female Lifestyle 3 Masalah yang Muncul Jika Kamu Sering Begadang
22
Oct

3 Masalah yang Muncul Jika Kamu Sering Begadang

Femalicious, tahukah kamu jika tidur merupakan kebutuhan bagi semua orang. Tidur menjadi salah satu kunci utama kesehatan, baik fisik maupun psikis kamu. Tapi jika kamu sering tidur larut malam atau bahkan tidur kurang dari 7 jam, kamu perlu mewaspadai beberapa dampak buruk yang diakibatkan dari begadang lohh.

 

 

 

Orang dewasa disarankan untuk tidur selama 7-9 jam setiap malam. Kurang dari itu, beberapa dampak buruk bisa mengintai kamu.

 

Sayang, di tengah dunia yang semakin sibuk, banyak orang di zaman sekarang tak mendapatkan tidur yang cukup. Padahal, kondisi itu berisiko pada sejumlah masalah kesehatan.

 

"Rata-rata orang yang melaporkan tidur kurang dari tujuh jam secara rutin berisiko terhadap banyak penyakit," ujar Direktur National Center of Sleep, Michael Twery, mengutip Livestrong.

 

Lantas apa saja yang akan terjadi jika kamu sering begadang?

 

 

1. Obesitas
Kurang tidur berhubungan dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Tinjauan pada Oktober 2018 di BMJ Open Sport & Exercise Medicine menemukan, orang yang memiliki kebiasaan tidur kurang dari tujuh jam saat malam cenderung memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi dan mengalami obesitas.

 

"Saat Anda kurang tidur, tubuh mengurangi pelepasan leptin, hormon yang membantu menekan nafsu makan dan mendorong tubuh menggunakan energi," kata spesialis tidur, Michael Breus.

 

Sementara leptin ditekan, hormon ghrelin yang menstimulasi nafsu akan meningkat. Bayang-bayang obesitas kian dekat, ditambah kurang tidur membuat Anda malas bergerak seharian.

 

 

2. Diabetes
Penyakit tidak menular satu ini siap menyerang siapa saja yang memiliki gaya hidup buruk termasuk kurang tidur. Studi yang diterbitkan di Oman Medical Journal menemukan hubungan antara kurang tidur dan diabetes tipe 2.

 

"Orang paruh baya dan orang tua yang kurang tidur dua kali lebih mungkin mengalami diabetes tipe 2 daripada orang yang cukup istirahat. Tidur membantu mengatur glukosa dan metabolisme. Kurang tidur juga mengakibatkan lonjakan kortisol yang bisa membuat sel lebih resisten terhadap insulin," jelas Breus.

 

 

3. Penyakit Jantung
Kurang tidur juga membahayakan jantung, terutama berkontribusi pada aterosklerosis. Berdasarkan studi yang diterbitkan di Journal of the American College of Cardiology menyebut, kurang tidur mengakibatkan penumpukan plak pada arteri atau aterosklerosis.

 

Sementara itu, studi pada Juli 2020 yang diterbitkan di Psychosomatic Medicine menemukan, orang yang menghabiskan tidur dalam waktu minim memiliki tekanan darah lebih tinggi.

 

 

(ode)

 

Sumber: CNN Indonesia.

 

MD's Review

Female Travel

Joy Parenting