Register
Home FEMALE INFO Female Lifestyle Tips Mengurangi Konsumsi Mie Instan
19
Sep

 Tips Mengurangi Konsumsi Mie Instan

Mie instan menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia, bahkan menjadi pengganti makanan 'rumahan'. Proses pembuatannya yang mudah dan praktis, cukup tiga menit bisa segera kamu nikmati.


Mie instan mengandung karbohidrat, zat besi, vitamin B dan mangan menurut Healthline. Mie instan aman apabila dikonsumsi sesekali. Apabila dikonsumsi terlalu sering , maka tubuh beresiko kekurangan nutrisi.

 

Mie instan juga mengandung MSG, garam tinggi, serta pengawet. Sedangkan mengonsumsi garam yang tinggi secara berkepanjangan dapat membahayakan kesehatan.

 

Walau begitu, tak dipungkiri bahwa rasa 'khas' mie instan kerap membuat 'candu'. Berikut sejumlah tips mengurangi konsumsi mie instan.


1. Kurangi jumlah bumbu

Bila Anda begitu 'mencintai' mie instan karena rasanya yang 'lezat', maka cara untuk mengendalikan nafsu makan ialah dengan mengurangi 'dosis' bumbu. Anda bisa menggunakan setengah bumbu untuk takaran air yang sama. Kelamaan lidah dan otak akan terpengaruh bahwa ternyata mie instan tidak 'selezat' itu.

 

2. Tidak menyimpan di rumah

Sebungkus mie instan yang ada di meja dapur bisa saja 'mengundang' Anda untuk menyantapnya. Untuk itu hindari menyimpan mie instan di rumah agar konsumsinya bisa dibatasi. Jadi, saat tengah malam perut terasa lapar, mau tak mau Anda akan makan makanan rumahan yang ada.

 

3. Membuat mie rebus sendiri

Salah satu kekurangan mie instan ialah nutrisinya yang tidak seimbang. Karena itu Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan bahan-bahan lain agar gizinya menjadi lengkap, seperti potongan daging ayam atau telur serta sayur-sayuran seperti sawi, daun bawang, wortel, dan sayuran lain yang biasa ditemukan dalam menu capcai. Bila ini menjadi syarat untuk makan mi instan, tentu semangkuk mie instan akan berubah menjadi mie rebus kaya gizi dan tak instan lagi. Hanya saja, kandungan pengawet membuat konsumsi mie instan tetap harus dibatasi.

 

4. Terjadwal

Agar tak timbulkan masalah kesehatan, mie instan dapat dikonsumsi setidaknya 1 kali seminggu atau kurang dari itu. Untuk membatasi asupannya, Anda bisa membuat 'hari mie instan' di tanggal-tanggal tertentu selama sebulan. Hal ini juga bisa diterapkan untuk anak-anak dan remaja, misal mereka bisa makan mie instan setiap tanggal 1 dan 20 setiap bulan.


5. Awali dengan buah

Mie instan sering dijadikan camilan di tengah waktu makan atau pengisi perut di malam hari. Saat keinginan makan mie instan begitu besar, awali dengan makan buah-buahan. Buah mengandung banyak serat sehingga mampu menekan nafsu makan bila dikonsumsi 30 menit sebelum makan besar. Diharapkan keinginan untuk makan mie instan juga berkurang. Jadi, selain lebih sehat, 'menyetok' buah-buahan bisa menjadi salah satu tips mengurangi konsumsi mie instan.

 

(na)

 

SUMBER: CNN Indonesia

 

Subscribe

Mau info dan hadiah menarik?

 Sign Up

Search

MD's Review

FeMale Travel

Joy Parenting