Register
Home FEMALE INFO Female Herald
Female Herald
17
Sep

Jokowi Menambahkan Pasukan 5.600 Untuk Pemadaman Karhutla

Presiden Jokowi meninjau lokasi karhutla di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau. Jokowi menyatakan pencegahan kebakaran harus dilakukan oleh jajaran pemerintahan dari tingkat paling bawah.


 
16
Sep

Jokowi Terbang ke Riau Terkait Karhutla

Jokowi akan mengecek kondisi kebakaran hutan dan lahan di Riau siang ini (16/9). Terkait karhutla, BMKG Pekanbaru merilis jumlah titik panas di Riau menurun. Jumlah titik panas terdeteksi sebanyak 45 lokasi pada level confidence 70 persen. Jumlah ini berkurang dibanding hari sebelumnya di atas angka 150 hotspot.


 
13
Sep

Kualitas Udara Pekanbaru Masuk Level Bahaya

Kabut asap yang terjadi di hutan dan lahan (karhutla) Pekanbaru, Riau, menyebabkan kualitas udara di beberapa kawasan sudah menyentuh level berbahaya.

 
12
Sep

Warga Berkumpul Menyaksikan Iringan Jenazah BJ Habibie

Banyak warga yang ingin melihat iring-iringan jenazah Habibie ketika melintas di Jalan H.R. Rasuna Said. Dari mulai pegawai kantor, pedagang kaki lima, hingga warga sekitar. Ada yang merekam dengan ponsel dan ada juga yang hanya melihat iringannya saja.


 
11
Sep

Resmi! iPhone 11 Akan Liris 13 September 2019

Apple meluncurkan jajaran iPhone terbaru di Steve Jobs Theater, Cupertino, AS. Terdapat dua model terbaru iPhone 11 yakni, iPhone 11 Pro dan iPhone Pro Max.


 
10
Sep

BJ Habibie Dirawat Insentif, Keluarga Mohon Doa

BJ Habibie Presiden ke-3 Indonesia masih menjalani perawatan insentif di RSPAD Gatot Subroto. Keluarga memohon doa untuk kesembuhan dan kesehatan Habibie.


 
09
Sep

PB DjarumKomisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menghentikan program audisi PB Djarum karena adanya unsur eksploitasi anak, sehingga acara audisi tersebut harus diberhentikan.

 
06
Sep

Tolak Revisi UU KPKTolak Revisi UU KPK Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar aksi menolak revisi UU KPK pada siang hari ini di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Secara Simbolik pegawai KPK akan membuat rantai manusia sebagai tanda bahwa KPK tidak boleh dimasuki oleh calon pemimpin yang tidak berintegritas.

 

"Dukungan masyarakat hingga tokoh nasional sedang menolak terpilihnya capim KPK yang dinilai bermasalah. Namun sekarang masyarakat dikejutkan dengan wacana DPR yang akan merevisi UU KPK", kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap.

 

Menurut Yudi, revisi UU KPK ini merupakan lonceng kematian bagi KPK dan juga rakyat akan masa depan pemberantasan korupsi. Saat ini, ia juga memandang bahwa tidak ada situasi yang genting hingga dibutuhkan untuk revisi UU KPK.

 

Terdapat sembilan poin krusial yang dapat melumpuhkan kerja KPK. Berikut poin-poin yang mengancam melemahkan KPK versi Yudi:

1) Independensi KPK terancam

2) Penyadapan dipersulit dan dibatasi

3) Pembentukan Dewan Pengawas yang dipilih oleh DPR

4) Sumber penyelidik dan penyidik dibatasi

5) Penuntutan perkara korupsi harus koordinasi dengan Kejaksaan Agung

6) Perkara yang mendapat perhatian masyarakat tidak lagi menjadi kriteria

7) Kewenangan pengambilalihan perkara di penuntutan dipangkas

8) Kewenangan-kewenangan strategis pada proses penuntutan dihilangkan

9) Kewenangan KPK untuk mengelola pelaporan dan pemeriksaan LHKPN dipangkas

 

Yudi menuturkan untuk protes atas keputusan DPR, pegawai KPK akan melancarkan aksi tersebut. "Kami ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat yang menolak revisi UU KPK".

 

(na)

 

Sumber: DETIK.COM

 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 6 of 87

Subscribe

Mau info dan hadiah menarik?

 Sign Up

MD's Review

Female Travel

Joy Parenting