Register
Home FEMALE INFO FeMale Lifestyle Tidur Pakai Kipas Angin, Berbahayakah?
08
Aug

Tidur Pakai Kipas Angin, Berbahayakah?

Ada anggapan bahwa tidur dengan kipas angin menyala bisa membahayakan kesehatan. Bagaimana faktanya?


Dari alergi hingga mata kering

Faktanya, tidur dengan kipas angin menyala dapat membawa manfaat positif untuk sebagian besar orang. Namun, untuk mereka yang memiliki alergi dan asma sebaiknya waspada, demikian kata Dr. Clifford Bassett, dokter dan penulis “The New Allergy Solution” kepada Independent.


Hal ini dikarenakan kipas angin dapat mengedarkan partikel-partikel debu dan potensi alergen lainnya yang bisa menyebabkan iritasi. Perlu diketahui, tungau debu adalah pemicu alergi yang paling umum, dan mereka dapat melekat hingga ke langit-langit kamar. Untuk meminimalkan risiko kambuhnya alergi, bersihkanlah bilah kipas, terutama yang sudah berdebu, secara rutin.


Dilansir Live Science, Dr. Len Horovitz, ahli spesialis pulmonologi dari Lenox Hill Hoispital di New York, menyarankan Anda untuk tidak terlalu mengarahkan kipas angin langsung ke arah tempat tidur atau tubuh.


Untuk melindungi diri dari debu dan alergen lainnya, Horovitz juga merekemondasikan untuk memasang filter udara di kamar tidur serta melakukan irigasi hidung setiap hari yang membantu hidung tetap kering dan masalah hidung lainnya.


Tak hanya alergi dan asma, tidur dengan kipas angin setiap hari dapat berisiko membuat kulit dan mata kering. Losion dan pelembap dapat mencegah hal ini terjadi.


Tips tetap sejuk saat cuaca panas

Tidur saat cuaca sedang panas-panasnya memang tak menyenangkan. Jika ada kipas angin atau AC, masalah selesai. Namun bila keduanya tidak ada, atau sedang rusak, Anda dapat mencoba kiat dari National Health Service UK berikut, agar ruangan tetap sejuk meski udara lembap di luar:

  • Tutup jendela dan turunkan tirai saat udara panas di luar. Anda dapat membuka jendela untuk ventilasi ketika udara sedikit dingin.
  • Gunakan tirai yang berwarna terang. Tirai berwarna gelap dapat membuat ruangan terasa lebih panas.
  • Jangan keluar ruangan antara pukul 11 siang dan 3 sore (waktu yang paling panas). Bila memang harus pergi, kenakan pakaian longgar, topi, dan kacamata hitam. Tak lupa, oleskan tabir surya ke wajah dan tubuh setidaknya 15 menit sebelum keluar.
  • Mandi air dingin, atau sekadar memercikkan air dingin ke wajah dan leher. Anda juga bisa minum air dingin untuk menyegarkan diri.
  • Minum banyak cairan dan hindari mengonsumsi alkohol berlebihan. Air putih, susu rendah lemak, teh, dan kopi adalah pilihan yang tepat. Anda juga dapat menyesap jus buah dan smoothies asalkan tidak mengandung tinggi gula.


Sebagai kesimpulan, tidak ada bahaya yang signifikan dari penggunaan kipas angin. Selama Anda nyaman, tidur dengan kipas angin menyala semalaman sesungguhnya tidak masalah. Namun untuk Anda yang memiliki alergi, asma, dan kulit kering, silakan terapkan tips yang telah dijelaskan di atas.

 

(ps)


Sumber: KLIKDOKTER

 

Search

Advertise Here

MD's Review

FeMale Herald

FeMale Lifestyle

Entertainment

FeMale Travel

Jakarta's Info

Joy Parenting