Register
Home FEMALE INFO FeMale Lifestyle Ini Kenapa Daging Tak Perlu Dicuci
11
Jul

Ini Kenapa Daging Tak Perlu Dicuci

Menurut Center for Disease Control (CDC) di Amerika Serikat, membilas daging mentah dengan air tak serta-merta membuat bakteri di dalamnya mati.

 

Malah, bakteri tersebut dapat menyebar ke berbagai permukaan, peralatan memasak, dan makanan lainnya.


“Mencuci bukanlah cara yang efisien untuk menghilangkan bakteri dari daging. Banyak bakteri di daging yang sudah melekat erat, jadi walaupun sudah dibilas, Anda tidak akan benar-benar berhasil melepaskannya,” kata Daniel Green, asisten direktur mikrobiologi klinis dari New York Presbyterian/Columbia University Medical Center, dikutip dari Tonic Vice.


Ia menambahkan bahwa unggas dapat membawa bakteri salmonela dan sapi dapat memiliki E. coli. Jika bakteri-bakteri tersebut menyebar ke berbagai permukaan, itu sama saja dengan memicu potensi keracunan makanan. Gejala-gejala dari keracunan makanan meliputi sakit perut, demam dan muntah dan biasanya terjadi dalam 24 hingga 48 jam setelah paparan.


Selain itu, perpindahan bakteri dari makanan mentah ke makanan lain selama proses persiapan, pengolahan, dan penyajian dapat meningkatkan risiko Anda terkena penyakit bawaan makanan (foodborne illness). Gejala-gejalanya berupa diare, mual, sakit perut, muntah, dan dehidrasi.


Mungkin Anda berpikir, “Selama ini saya mencuci daging sebelum dimasak dan baik-baik saja, kok.”


Dijelaskan kembali oleh Green, pada orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang sehat, biasanya hanya terkena gastroenteritis yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, bagi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, ceritanya akan berbeda. Jika mereka terpapar bakteri ini, kemungkinan untuk mengidap infeksi yang mengancam jiwa, bisa terjadi.


CDC memperkirakan bahwa setiap tahunnya, 48 juta orang sakit akibat foodborne illness, 128.000 dirawat di rumah sakit dan 3.000 meninggal. Jadi, Anda tak perlu mencuci daging sebelum diolah karena sebenarnya bakteri akan mati dengan sendirinya ketika dimasak pada suhu yang tepat.


CDC merekomendasikan suhu 145 derajat Fahrenheit (atau sekitar 63 derajat Celsius) untuk daging sapi, domba, babi, dan bahkan sirip ikan. Setelah selesai dimasak, biarkan selama tiga menit sebelum dikonsumsi. Sementara unggas, seperti ayam dan kalkun, dapat langsung dimakan setelah dimasak 165 derajat Fahrenheit (sekitar 74 derajat Celsius).

 

(ps)


Sumber: KLIKDOKTER

 

Search

Advertise Here

MD's Review

Imsakiyah

imsakiyah 2018

 

FeMale Herald

FeMale Lifestyle

Entertainment

FeMale Travel

Jakarta's Info

Joy Parenting