Register
Home FEMALE INFO FeMale Lifestyle 8 Syarat Agar Bisa Donor Darah
16
Apr

8 Syarat Agar Bisa Donor Darah

Buang ketakutan-ketakutan dari mitos yang tidak beralasan, selain dapat membantu mereka yang sangat membutuhkan transfusi darah, menjadi pendonor darah juga baik bagi kesehatan Anda.

 

Sebelum mendonorkan darah ada baiknya Anda membaca syarat-syaratnya berikut ini.

Syarat-syarat donor darah:

  • Umur minimal 17 tahun. Di usia ini, perkembangan tubuh telah sempurna. Sehingga, mendonorkan darah tidak mengganggu sistem kerja tubuh
  • Berat badan minimal 45 kg. Kurang dari itu, pengurangan darah dikhawatirkan akan mengganggu keseimbangan sistem kerja tubuh.
  • Temperatur tubuh normal, antara 36,6 - 37,5 derajat Celsius.
  • Tekanan darah normal, yaitu sistole 110 - 160 mmHg, diastole 70 - 100 mmHg.
  • Denyut nadi teratur, yaitu sekitar 50 - 100 kali/ menit.
  • Haemoglobin wanita minimal 12 gram%, pria minimal 13 gram%.
  • Frekuensi donor darah maksimal 5 kali setahun, atau berjarak minimal 3 bulan.


Meski syarat terpenuhi, Anda tidak akan lolos screening bila mengalami 12 hal berikut:

  • Pernah menderita hepatitis B atau hepatitis C. Atau, dalam 6 bulan terakhir kontak erat dengan penderita hepatitis.
  • Menderita tuberkulosis, sifilis, epilepsi, dan sering kejang.
  • Ketergantungan obat atau alkohol yang akut atau kronis.
  • Setahun terakhir pernah menjalani operasi besar atau operasi kecil.
  • Baru menjalani injeksi tahap akhir imunisasi rabies terapeutik. Atau, baru saja menjalani transplantasi kulit, karena, dapat menyebabkan reaksi transfusi berupa demam sampai kejang (shock).
  • Dua minggu terakhir menjalani vaksinasi virus hidup parotitis, measles, tetanus toksoid, polio, influenza, kolera, atau tetanus difteri. Sama dengan imunisasi di atas, vaksinasi dapat menyebabkan reaksi transfusi.
  • Baru seminggu lalu terbebas dari gejala gangguan alergi, karena juga bisa menyebabkan reaksi transfusi.
  • Sedang hamil, sedang menyusui, atau baru saja melahirkan. Karena darah ibu sedang dibutuhkan untuk pertumbuhan bayi dan pemulihan.
  • Tiga hari sebelumnya baru menjalani operasi gigi.
  • Menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik), khususnya pada lengan yang akan dipasangi jarum.
  • Mengidap penyakit darah, misalnya defisiensi G6PD, talasemia, atau polisitemia vera.
  • Penderita atau termasuk orang berisiko tinggi tertular HIV/AIDS.

 

Catatan: Bila Anda lolos tes, namun laboratorium darah mendeteksi adanya penyakit, maka darah Anda akan dibuang. Pendonor akan mendapat surat pemberitahuan sekaligus anjuran untuk menjalani pengobatan.

 

(ps)


Sumber: FEMINA

 

Subscribe

Berlangganan Email FeMale Radio

 Sign Up

Search

Advertise Here

carmed

MD's Review

FeMale Herald

FeMale Lifestyle

Entertainment

FeMale Travel

Jakarta's Info

Joy Parenting