Register
Home FEMALE INFO FeMale Lifestyle Menghirup Aroma Makanan Menaikkan Berat Badan
04
Aug

Menghirup Aroma Makanan Menaikkan Berat Badan

Peneliti di University of California, Berkeley, mengatakan bahwa indera penciuman masih bisa mempengaruhi keputusan otak untuk membakar atau menyimpan lemak di dalam tubuh—atau setidaknya itu yang mereka temukan pada tikus.

 

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan awal bulan ini, para peneliti menjelaskan bagaimana mereka mempelajari tiga grup tikus kecil—normal, yang paling tajam indera penciumannya, dan tidak memiliki indera penciuman—dan memperlihatkan korelasi langsung antara kemampuan penciuman dan pertambahan berat badan dari high-fat diet.


Setiap tikus mengkonsumsi makanan dengan jumlah yang sama, tapi sang pencium hebat mengalami kenaikan berat badan paling banyak. Berat badan tikus normal berlipat ganda saat mengadopsi gaya hidup ala "Burger King," sementara yang tidak bisa mencium hanya bertambah 10%. (Dan dalam penelitian ini, tikus yang lebih besar kehilangan berat badan setelah indera penciuman mereka dilucuti—bahkan tanpa mengganti pola diet.)


Jadi apakah ini bisa diaplikasikan kepada saya, Anda, manusia? Well, berat Anda tidak langsung berlipat ganda hanya karena tidak sengaja menghirup wangi cheese cake. Namun, para peneliti ini sepakat bahwa Anda bisa memanfaatkan trik ini jika bertujuan mengurangi berat badan. Terdengar efektif, tapi seperti menyiksa diri sendiri.


"Orang yang tidak memiliki indera penciuman bisa mengalami depresi," kata Celine Riera. "Mereka kehilangan nikmatnya makan." Dan jujur saja, hidup tanpa salah satu indera terdengar menyedihkan.


Selain itu, depresi bukan merupakan sesuatu isu yang ringan—dan juga mempengaruhi kesehatan pencernaan—sehingga "diet" penciuman ini bisa-bisa berakibat negatif. Jadi ya, sesekali tetap menghirup aroma bakso atau roti abon sepertinya tidak ada salahnya.


(ps)


Sumber: www.woop.id

 

Search

MD's Review

FeMale Herald

FeMale Lifestyle

Entertainment

FeMale Travel

Jakarta's Info

Joy Parenting