Register
Home FEMALE INFO FeMale Lifestyle Manfaat Mengenalkan Anak Bermusik Sejak Dini
25
Sep

ajarkan anak bermain musikBukan hanya mendengar musik, anak pun butuh keterampilan memainkan musik. Di usia sekolah atau prasekolah, anak sudah perlu mendapatkan pengenalan dini terhadap musik. Bukan sekedar pandai bernyanyi mengikuti lagu, tapi belajar memainkan sebuah instrumen. Mengapa? Karena terdapat sejumlah manfaat penting yang akan berpengaruh juga pada kehidupan serta persiapan dirinya kelak. Berikut manfaat yang bisa didapat dari mengajarkan anak bermusik sejak dini:

Mengembangkan Keterampilan Fisik

Instrumen tertentu seperti perkusi, akan membantu anak mengembangkan koordinasi dan keterampilan motorik yang umumnya terletak pada gerakan tangan, lengan, dan kaki. Jenis ini baik dikuasai oleh anak yang sangat aktif. Selain itu, instrumen string dan keyboard seperti biola dan piano cenderung menuntut gerakan berbeda dari tangan kiri dan kanan secara bersamaan. Ini akan mengembangkan keterampilan tangan sekaligus melatih anak tetap merasa nyaman meskipun mereka sedang berada pada keadaan yang tidak nyaman.

Meningkatkan Kemampuan Akademis

Musik dan matematika memiliki hubungan erat. Dengan memahami beat, ritme, dan skala, anak akan lebih paham bagaimana membagi, membuat fraksi, juga mengenali pola.

Saat anak beranjak besar, mereka akan mulai membaca lagu. Secara langsung ini akan melatih memori jangka pendek dan panjangnya untuk mengingat. Metode mengingat tersebut nantinya bisa mereka gunakan untuk mengingat juga banyak hal lain.

Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa di usia lebih besar anak yang bermain musik lebih memahami pelajaran fisika dasar. Misalnya, memetik senar pada gitar atau biola mengajarkan anak tentang getaran harmonik dan simpatik. Bahkan instrumen non-string seperti drum, bisa memberinya kesempatan untuk menjelajahi prinsip-prinsip ilmiah.

Memupuk keterampilan sosial

Ketika berlatih musik, pada saatnya anak akan belajar caranya berinteraksi dan berkomunikasi. Misalnya saja untuk menyeimbangkan musik, mereka akan mendengar pelan-keras serta cepat-lambat sebuah nada sehingga terlatih menyesuaikan diri.

Ini juga berlaku pada kelompok musik. Saat anak menciptakan melodi, mereka akan mulai belajar bekerja sama dalam tim untuk menghasilkan musik yang enak didengar.

Di kemudian hari, mereka akan butuh pengajaran ini dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satunya untuk belajar menciptakan interaksi yang baik dalam memecahkan permasalahan.

Melatih Disiplin dan Kesabaran

Bermusik bukan hanya belajar untuk bisa memainkan instrumen, tapi juga melatih tangan dan perasaan agar mahir "menyuarakan" musik. Pasti ada perbedaan besar antara memainkan musik dengan lembut karena terlatih, dengan permainan yang terdengar kasar hanya karena bisa memainkan musik.

Nah, di sinilah disiplin berlatih akan membina kesabaran anak untuk selalu mengupayakan berlatih serta mengulang banyak hal.

Anak yang bermusik secara individu, pasti butuh waktu lama hingga akhirnya mahir memainkan musik. Begitu pula anak yang tergabung dalam kelompok musik. Untuk bisa bermain sendiri, mereka akan belajar menunggu giliran sehingga terlatih menunggu sekaligus menghormati rekannya.

Meningkatkan Perbaikan Diri

Ketika berlatih sebuah instrumen, anak akan belajar menerima dan memberi kritik yang membangun demi perbaikan kualitas bermusiknya. Hal ini sangat positif untuk meningkatkan rasa percaya dirinya.

Selain itu, mereka juga akan memahami bahwa tidak ada hal yang sempurna karena kesalahan bisa saja terjadi, dan segalanya pasti butuh usaha. Jika nantinya anak diajar konsisten untuk bermusik, maka mereka pun secara langsung dipersiapkan untuk memiliki keterampilan yang membuatnya menonjol.

Memperluas Wawasan

Tiap jenis musik memiliki sejarah, dan anak usia dini akan lebih tertarik mengetahui hal ini.

Sambil mempelajari instrumen, memberi anak pengetahuan soal musik akan mempermudahnya menyerap pengetahuan sehingga akan membuka pikirannya soal budaya dari seluruh belahan dunia dan berbagai jenis musik. Ini akan membuatnya kaya pengetahuan dan semakin kaya pula dalam bermusik.

Pertimbangan Memilih Instrumen yang Tepat Bagi Anak

Akhirnya, instrumen yang dipilih untuk anak haruslah mempertimbangkan beberapa faktor:

1. Apakah anak tampak tertarik pada salah satu instrumen, atau bahkan beberapa instrumen? Biarkan anak yang memilih sendiri apa yang disukainya.

2. Apakah instrumen yang dimainkan terasa menantang bagi anak, dan bagi orangtua saat mendengarnya?

3. Apakah emosi anak tersalur lewat instrumen yang dimainkannya?

4. Apakah orangtua mampu menyediakan instrumen pilihan di rumah? Karena bagaimana pun, anak butuh banyak berlatih jika ingin bisa menguasai alat musik yang dimainkannya.

Para ahli sejauh ini tidak setuju menetapkan apa jenis musik yang perlu dimainkan anak, karena pada dasarnya hasrat bermusik terletak pada diri anak. Namun begitu, banyak pengajar musik yang setuju bahwa sebaiknya sejak awal anak dikenalkan pada pilihan piano, gitar, biola, atau drum sebagai bentuk pilihan bijak.


~Irdiansyah


SUMBER

gladis.beritagar.id

 

Search

MD's Review

FeMale Herald

FeMale Lifestyle

Entertainment

FeMale Travel

Jakarta's Info

Joy Parenting