Register
Home FEMALE INFO FeMale Herald Berpisah dengan Liliyana 'Butet' Natsir
28
Jan

Berpisah dengan Liliyana 'Butet' Natsir

Pebulutangkis Indonesia Liliyana Natsir gantung raket usai menuntaskan pertandingan terakhirnya pada Minggu (27/1).

 

Butet bersama pasangannya, Tontowi Ahmad, kalah dari unggulan pertama asal China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, dalam rubber game.


Meski gagal menutup karier dengan gelar juara, Butet merasa bersyukur masih bisa diberi kesempatan tampil di depan publik Istora Senayan.


"Saya bersyukur, pada akhir karier saya ini, saya masih didampingi Tontowi dan bahkan bisa sampai ke final (Indonesia Masters 2019). Saya benar-benar pensiun dengan tenang," kata Liliyana Natsir.


Butet total sudah mengoleksi 51 gelar internasional:

Olimpiade: 1(2016)

Kejuaraan Dunia: 4 (2005, 2007, 2013, 2017)

Piala Dunia Bulu Tangkis: 1 (2006)

Kejuaraan Asia: 2 (2006, 2015)

SEA Games: 4 (2005, 2007, 2009, 2011)

BWF Super Series: 24 Malaysia Open (2009, 2016), All England (2012, 2013, 2014), India Open (2011, 2012, 2013), Indonesia Open (2008, 2017), Singapore Open (2008, 2010, 2013, 2014), French Open (2009, 2014, 2017), China Masters (2007), China Open (2007, 2013, 2016), Hongkong Open (2007, 2016)

BWF Grand Prix/ Grand Prix Gold: 10 Filipina Open (2007), Malaysia Masters (2010, 2011), Macau Open (2010, 2011, 2012), Indonesia Masters (2010, 2012,2015), Swiss Open (2012)

Turnamen lain: 5 Singapura Open (2004, 2006), Indonesia Open (2005), Korea Open (2006), Chinese Taipei Open (2006)

 

Masih Ada Sejumlah Pengganti Butet

Pelatih sektor ganda campuran pelatnas PBSI Richard Mainaky melihat potensi atlet-atlet junior sebagai pengganti Liliyana Natsir yang dapat diandalkan dalam berbagai kejuaraan internasional. Namun, mereka harus mendapatkan polesan lebih lanjut agar dapat mengikuti jejak Butet.

 

"Pemain muda itu tidak seluruhnya bisa menjadi pengganti Butet (sapaan Liliyana Natsir), tapi saya lihat dari permainan individu ada banyak pemain yang berubah dan ada kemajuan," kata Richard selepas pertandingan final Indonesia Masters 2019 di Stadion Istora Senayan, Jakarta, Ahad (27/1).


"Ada yang mendekati Butet, seperti Melati ataupun Gloria," kata pelatih yang telah 23 tahun mengabdi di pelatnas PBSI itu.


Richard juga mengindikasikan peluang untuk mengambil pemain-pemain ganda putri untuk menjadi pemain ganda campuran sebagaimana pernah dilakukannya terhadap Butet.


"Dulu Butet, Vita Marissa, dan Debby Susanto juga dari ganda putri. Tapi kalau ambil dari ganda putri, saya harus melihat perkembangannya. Saya lebih memaksimalkan atlet-atlet yang sudah di ganda campuran," katanya.


(ps)


Sumber: KOMPAS, REPUBLIKA

 

Subscribe

Mau info dan hadiah menarik?

 Sign Up

Search

MD's Review

FeMale Travel

Joy Parenting