Register
Home FEMALE INFO FeMale Herald Imigrasi Jaksel Jemput Bola Pembuatan Paspor
19
Jan

Imigrasi Jaksel Jemput Bola Pembuatan Paspor

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan berencana datangi kantor-kantor untuk melayani masyarakat yang hendak membuat paspor.

 

"Iya, kami jemput bola. Kita kadang-kadang kan kalau yang buat dokter suka susah, buru-buru. Pengennya Jakarta Selatan mengunjungi, ada nggak yang mau buat paspor, ke rumah sakit, guru-guru atau kantornya masyarakat," kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Status Keimigrasian Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Marina Harahap, kepada detikcom, Kamis (18/1/2018).


Marina menjelaskan proses pembuatan paspor yang dilakukan di kantor-kantor masyarakat sama dengan yang dilakukan di kantor imigrasi. Pihaknya akan membawa sejumlah alat yang bisa digunakan dalam pembuatan paspor tersebut. Kegiatan ini juga ditargetkan bisa terealisasi pada Februari mendatang.

"Iya, sama. Tapi kan kita bawa mobile unit-nya. Alat yang kita bawa ke mal, itu kan alatnya, foto, sidik jari, dan wawancara. Scan alat, surat dan lain-lain," jelasnya.

Sementara itu, terkait kabar adanya permohonan paspor fiktif seperti diungkap oleh Ditjen Imigrasi, Marina tak pernah menemukan hal tersebut di Kantor Imigrasi Jakarta Selatan. Setiap hari, kuota permohonan paspor hampir terpenuhi.

"Kalau di Kanim Jakarta Selatan, saya nggak yakin kalau yang fiktif ke kita. Cuma dari antrean online, ada nama-namanya tuh. Misalnya, 360 antrean online, itu dari 360, paling 20 yang nggak datang. Itu kan selalu 90 persen semuanya datang. Kalau misalnya antrean fiktif, saya yakin nggak ada," tuturnya.

Hanya, Marina masih menemukan beberapa pemohon yang daftar di beberapa tempat. Namun hal itu tak terkait dengan sindikat pembuat permohonan paspor fiktif.

"Kalau sindikat, saya belum tahu ya. Karena belum pernah temuin. Yang di depan mata aku, pemohon punya enam tempat. Kenapa? Saya tanya, iya Mbak saya coba-coba kalau daftar di sini tiba-tiba nggak bisa, saya daftar di tempat lain. Kalau saya masih berhalangan lagi, masih bisa, ada kesempatan lagi. Ya kalau gitu kasihan yang antrean online. Paling saya omong gitu," ucapnya.

 

(ps)


Sumber: detik

 

Search

Advertise Here

MD's Review

Imsakiyah

imsakiyah 2018

 

FeMale Herald

FeMale Lifestyle

Entertainment

FeMale Travel

Jakarta's Info

Joy Parenting